Rabu, 10 September 2014

Catatan dipertengahan: Untuk anak-anak Matahariku

Nak,

Ternyata menjadi orang bergaya orang besar dengan ide-ide besar itu mudah. Mudah sekali, tinggal berbicara yang ideal-ideal. Ungkapkan pada khalayak, maka jadilah kalian mirif orang besar. Tetapi persoalannya untuk apa? Jika hanya sekedar berbusa-busa tanpa arti? Dihadapan kalian kelak, dan mungkin saat ini, orang-orang model ini banyak sekali. Tetapi kalian akan lebih sering makan hati jika berharap orang-orang bergaya orang besar itu merealisasikan ide-ide besarnya.



Nak,

Mungkin ayahmu pun seperti itu. Blagu, dengan ide-ide yang idealis, tentang mimpi-mimpi tatanan masyarakat yang adil makmur disekitar ayah. Tetapi, ketika ayah mencoba mewujudkan mimpi-mimpi besar yang mungkin hanya sekedar mimpi kecil remeh temeh didepan orang lain.. sulitnya minta ampun.. sampai memutih rambut ayah.. dan rontok disana-sini.



Nak,

Idealisme dalam sebuah system ternyata hanya akan membentur dinding-dinding kokoh. Yang sulit bergeser, seberapa kuatnyapun kalian berusaha. Ternyata, meminta system berubah itu MUSTAHIL. Tetapi, bukan berarti system itu tidak akan berubah menuju idealisme yang kita agungkan. Setelah mempelajari disana-sini, ternyata masih ada jalan! Lelengkah_halu ternyata lebih bersifat palsafah dari yang ayah kira.



Nak,

Yang ayah takutkan, ayah terlanjur melaksanakan apa yang kata orang "menyesuaikan diri" , "memperbaiki sedikit-sedikit" yang jadi masalah.. jika yang diperbaiki sedikit? maka proses menyesuaikan diri lebih sering kali berarti ada banyak kesalahan yang ayah tolerir, hanya sekedar untuk langkah pertama. Tetapi... Jika langkah ayah terhenti? maka tinggallah kesalahan yang banyak itu yang akan dikenang orang, sedang upaya memperbaiki yang baru sedikit.. hanya akan jadi bahan cemoohan.. lalu dilupakan.



Nak,

Mungkin ini pelajaran bagi kalian. Luruslah, atau tidak sama sekali. Jika batang yang kalian hendak luruskan terlalu besar, keras dan kokoh.. tinggalkan! pilih batang yang lain.. yang kalian yakin kalian mampu. Ingatlah janji ayah.. ketika batang-batang kecil berhasil kalian luruskan... batang-batang besar yang keras dan kokoh itu akan melurus dengan sendirinya. Tanpa kalian minta, batang-batang itu akan mengikuti kelurusan kalian.



Nak,

Hati-hati, niat baik tanpa ilmu sia-sia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar